Text
Menyiasati kota tanpa warga
Studi masalah perkotaan bukan hal baru di Indonesia. Sosiologi perkotaan, ilmu ketatakotaan boleh dibilang sudah lama berkembang di Indonesia, namun tidak banyak buku yang coba memberikan deskripsi komprehensif tentang masalah perkotaan. Buku ini mencoba memaparkan kepada para pembaca bahwa kota bukan sekadar tata-kota, melainkan kebudayaan, dan karena itu masalah kebudayaan dan kota menjadi satu. Mempelajari perkembangan tata-kota tidak lain dari mempelajari persoalan sosiohistoris suatu bangsa. Penulis Dr. Ing. Jo Santoso dalam arti ini “walks his talk”, mengerjakan apa yang dipelajarinya, dan secara terperinci mengambil kota Surabaya menjadi bahan telaahnya.
| 250200196 | 307.76 SAN m | Moriah Foundation | Available |
No other version available